"Visual Effects as Cultural Narratives: Bridging Technology,Storytelling, and Audience Engagement in Modern Cinema"
DOI:
https://doi.org/10.56849/jpf.v5i1.119Keywords:
Efek Visual, Narasi Film, Keterlibatan Penonton, Produksi Film, Teknologi SinematikAbstract
Inovasi teknologi di bidang perfilman dan efek visual (VFX) telah mengubah metode produksi film serta cara masyarakat mengapresiasi karya-karya sinematik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana VFX berkontribusi dalam pembentukan narasi dan keterlibatan penonton di film kontemporer. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain dokumentatif, yang mencakup analisis teks dan audiovisual untuk memahami hubungan antara teknologi, proses produksi, dan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam film. Penelitian ini mengungkapkan bahwa VFX berfungsi sebagai komponen naratif yang tidak hanya memperkaya daya tarik visual film, tetapi juga memengaruhi pemahaman serta keterlibatan penonton terhadap alur cerita yang disampaikan. Di lain pihak, ada kemungkinan terjadinya keseragaman dalam narasi dan menurunnya kualitas penceritaan tradisional akibat ketergantungan yang berlebihan pada teknologi


